Skip to content

Teknologi Digital Dorong Transformasi Perawatan Gigi di Indonesia

Jakarta – Lebih dari separuh masyarakat Indonesia mengalami masalah gigi, namun kesadaran berobat masih rendah di tengah berkembangnya tren perawatan estetika modern.


Seiring perkembangan teknologi di bidang kedokteran gigi, berbagai metode perawatan estetika kini semakin diminati karena menawarkan kenyamanan sekaligus hasil yang lebih optimal. Salah satu tren yang berkembang adalah penggunaan teknologi airflow dalam prosedur scaling. Metode ini memanfaatkan kombinasi udara, air, dan partikel halus untuk membersihkan plak dan noda dengan lebih lembut, sehingga mengurangi rasa tidak nyaman yang selama ini kerap dikeluhkan pasien.

Dokter memeriksa gigi pasein di Klinik Smart Dental Gandaria, Jakarta. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mengungkapkan bahwa 56,9% hingga 57% penduduk usia 3 tahun ke atas di Indonesia mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut. Angka ini menunjukkan prevalensi karies gigi yang tinggi, mencapai 82,8%. Sayangnya, hanya 11,2% dari penduduk yang bermasalah tersebut yang mencari pengobatan medis. Hal ini mencerminkan masih rendahnya kesadaran terhadap perawatan gigi secara rutin.

Klinik Smart Dental memberikan inovasi digital dentistry. Dengan memanfaatkan teknologi seperti 3D intraoral scanner yang nyaman tanpa rasa mual, presisi dari Digital Smile Design yang memudahkan pembuatan restorasi berbasis komputer, hingga perawatan merapikan gigi yang transparan menggunakan orthodontic digital aligner, alur perawatan kini menjadi jauh lebih efisien dan terprediksi.

Di samping itu, pemanfaatan teknologi digital turut meningkatkan kualitas diagnosis dan perencanaan perawatan. Penggunaan pemindaian intraoral digital memungkinkan proses pemeriksaan dilakukan tanpa cetakan konvensional, sementara rontgen digital membantu dokter memperoleh gambaran kondisi gigi secara lebih komprehensif. Dengan dukungan teknologi ini, perawatan gigi tidak hanya menjadi lebih presisi, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi pasien.

Tren lain yang tak kalah diminati adalah veneer, yaitu lapisan tipis yang dipasang pada permukaan gigi untuk memperbaiki warna, bentuk, dan ukuran. Prosedur ini dinilai mampu memberikan perubahan signifikan dalam waktu relatif singkat. Berbagai inovasi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan estetika kini berjalan beriringan dengan kenyamanan dan efisiensi dalam perawatan gigi.

Selain itu, penggunaan aligner transparan juga semakin populer sebagai alternatif kawat gigi konvensional. Aligner dapat dilepas-pasang dan hampir tidak terlihat saat digunakan, sehingga menjadi pilihan praktis bagi kalangan profesional. Di sisi lain, perawatan whitening atau pemutihan gigi tetap menjadi solusi cepat untuk mendapatkan senyum yang lebih cerah, dengan teknik yang kini semakin aman dan memberikan hasil yang tampak alami.

Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top